Showing posts with label Aceh. Show all posts
Showing posts with label Aceh. Show all posts

Jangan Tinggal dan Pergi Ke Aceh Jika Melakukan Hal Ini


Hukum Syari'at Islam terus diketatkan di Aceh, karena Aceh adalah sebuah provinsi di Indonesia yang masyarakat pribuminya mayoritas menganut agama Islam. Jadi patut dan wajar saja bila provinsi ini menegakkan syari'at islam dan hanya berlaku bagi kaum muslimin saja tidak berlaku bagi non muslim.

Jika anda ingin tinggal dan menetap di Aceh sebaiknya harus mematuhi semua ketentuan dan aturan yang ada disana. Beberapa hal ini merupakan yang wajib anda  patuhi jika hendak ke Aceh dan tinggal di Aceh, karena di Aceh melarang hal-hal yang dianggap boleh dan wajar dilakukan di seluruh Dunia. Berikut hal-hal yang dilarang dan tidak wajar dilakukan di Aceh :

1. Khalwat 
Berduaan laki-laki dan wanita bukan muhrim ditempat sunyi dengan status belum menikah, Hal ini dianggap sebagai pelanggaran hukum yang berlaku. Karena perbuatan tersebut dapat terjerumus kepada zina.

Jika anda mencoba melakukan khalwat, maka akan berakibat dihukum cambuk seperti ini. Lihat video ini akibat dari melakukan khalwat.




2. Judi
Judi merupakan perbuatan yang melanggar hukum di Provinsi ini, Judi juga merupakan perbuatan yang melanggar hukum bagi sebagian negara di dunia.
Jika mencoba melakukan perbuatan ini sebaiknya jangan karena akan berakibat seperti ini, Lihat Video.



4. Membungkus Aurat
Di Aceh membungkus aurat saja tidak boleh apalagi membuka aurat. Begini jadinya kalau anda tidak patuh terhadap aturan dan membungkus Aurat.



5. Merayakan Tahun Baru Masehi dan Natal
Di Aceh perayaan tahun baru dan natal dilarang karena tidak sesuai dengan syari'at Islam, perbuatan tersebut adalah perbuatan non muslim yang tidak selayaknya muslim melakukan hal tersebut. Maka jika anda berfikir untuk merayakan tahun baru masehi dan merayakan natal di Aceh sebaiknya TIDAK karena anda akan di Anggap Non muslim. Berikut ini ketegasan pelarangan Tahun Baru Masehi dan Natal di Aceh.



Inilah 5 hal yang menjadi trending topic dunia terhadap Aceh yang dapat saya bagikan didalam blog ini, Hal-hal yang dilarang dan tidak wajar dilakukan di Aceh lainnya akan saya bagikan pada postingan berikutnya.

Bangga Dengan Nasionalisme Ke Aceh-an


Kita tahu bahwa Aceh memiliki status istimewa dengan provinsi lain, bisa dilihat dengan sumbangan rakyat Aceh kita (Indonesia) dapat memiliki pesawat pertama, selanjutnya emas di tugu monas juga merupakan sebagian besar sumbangan rakyat Aceh.

Aceh merupakan provinsi paling barat Indonesia yang letaknya tepat di ujung. Kita sebagai bangsa Indonesia patut berbangga punya Aceh, dan perlu di hormati keberadaannya seperti kata Amien Rais di tahun 1999


Orang Aceh sanggar jika dilanggar atau khianati janjinya tapi menghormati semua suku jika tak pernah berkhianat, orang Aceh senang dan bangga dengan semua suku bangsa, tak pernah memusuhi yang berbeda suku, ras dan agama, namun jika mereka dikhianati mereka akan memberontak. Bahkan saudara sendiri pun bisa dianggap musuh. "Jangan berjanji jika mengingkari, jangan meminta jika tak tau balas budi" mungkin ini kata-kata yang tepat untuk setiap suku yang berkuasa.

Jangan mengaku Aceh jika masih terbesit dalan jiwa bulan bintang bukan bendera Aceh dan punya kelompok semata, jangan mengaku Aceh jika malu dengan logat nya yang keras, Jangan mengaku Aceh jika malu dengan Bahasa Aceh.

Hati-hati pemikiran yang sudah dirasuki dengan kemewahan, kepadanan dan bergelimangan harta akan melupakan jati diri anda sebagai rakyat Aceh.

Kita memang keras, kita memang keturunan pejuang, kita memang bangsa yang terhormat. Mengapa harus malu mengakui diri sebagai bangsa yang merdeka. 

Perjuangan masih panjang, pantang mundur walau masih banyak yang harus diperbaiki untuk Aceh yang lebih maju.

Mereka adalah suku yang iri terhadap keistimewaan Aceh maka memiliki berbagai alasan untuk tidak melepaskan satu provinsi kecil di ujung sumatera. Rakyatnya pun tak begitu banyak jumlahnya dibanding suku mereka.

Mereka membangun dengan berbagai macam insfrastuktur, bangunan menjulang tinggi, jalan yang layak di pedalaman. Sementara kita disini ingin makan saja susah. Apa ini yang disebut pemerataan pembangunan? Bukankah ini penindasan ala baru? Coba dipikir dan dibandingkan!  Layakkah Aceh menjadi negara? Bukan karena ego politik namun karena kesetaraan sosial belum dijalankan. Maka rakyat disini menginginkan satu kejelasan pasti yaitu rindu akan hidup "bernegara".


17 Agustus Tidak Begitu Penting Yang Terpenting Adalah 15 nya


Hari kemerdekaan Indonesia bagi rakyat Aceh tidak terlalu penting karena sebelum 17 Agustus 1945 pun rakyat Aceh sudah merdeka, namun 15 Agustus sangat penting dan dikenang dalam sejarah rakyat Aceh.


Aksi Memperingati 10 Tahun Perdamaian Aceh

15 Agustus merupakan hari dimana kekacauan di Aceh mulai mereda, hari dimana kedamaian bagi masyarakat Aceh, karena pada hari tersebut tepatnya tahun 2005 silam penandatangan MOU Helsinky terjadi Aceh dicabut status Daerah Operasi Militer (DOM). Tumpah darah tak terlihat lagi meskipun demikian, kedamaian hakiki belum terlihat rakyat masih susah dan belum sepenuhnya sejahtera. Pihak pemerintah masih enggan menyejahterakan rakyatnya. Masih terjadi nepotisme dan egoisme sebagian kelompok di Aceh.

Walaupun 17 Agustus selalu diperingati setiap tahunnya itu hanya event semata tak ada yang perlu dikenang di 17 Agustus tak ada yang dapat dibanggakan dengan hari itu.

Penulis melihat Aceh semakin hari kian memburuk, baik di bidang perekonomian masyarakatnya yang masih tidak terlalu diperhatikan maupun dibidang pendidikan yang kian hari makin merosot.

Banyak kalangan pemuda yang belum memiliki kecukupan penghasilan, banyak pengangguran. Padahal negeri serambi mekkah ini penuh dengan hasil alam dan hasil tambangnya. Namun dikuasai asing dan bukan dikelola pribumi serta penghasilannya juga tak sepenuhnya bagi masyarakat Aceh malah ada pembagian jatah. Hak Negara lah, hak pengelolalah dan hak para penguasa negeri.

Sungguh ironis melihat negeri yang begitu kaya namun dikuasai luar.

"Aceh lôn sayang" begitulah kata-kata yang bisa penulis ucapkan di akhir tulisan ini.

Video Penembakan Menggagalkan Pengibaran Bintang Bulan Di Gedung DPRA


Inilah Video Detik penembakan di gedung DPRA saat mahasiswa mengibarkan Bendera Bulan Bintang sebagai protes kepada Pemerintah Aceh


Klik link dibawah ini :
https://youtu.be/A7Bdy3YVsVI